Archive for February, 2007

How an Ordinary Woman Can Have an Extraordinary Life

Tuesday, February 20th, 2007

Jumat pagi, 16 Februari saya dan dua orang teman datang ke perpustakaan pusat untuk mencari bahan buat tugas Ektek yang harus dikumpul Senin kemarin. Kurang beruntung, dua teman saya gagal mencari bahan karena komputer yang internetnya connect cuma komputer yang saya pakai.
Lalu, karena gak ada kerjaan, salah satu teman saya berkeliling melihat-lihat buku yang disusun di rak-rak di sekeliling ruangan. Beberapa saat kemudian dia kembali dan duduk di sebelah saya dan memegang sebuah buku bersampul biru dan bertuliskan "How an Ordinary Woman Can Have an Extraordinary Life". Saya melirik sekilas, membaca tulisan itu dan kembali beralih ke komputer. Tapi judul buku itu hingga hari ini masih membekas di ingatan saya.
Hari ini, setelah selesai kuliah agama dan mengumpulkan tugas otomasi titipan seorang teman yang sedang sakit, saya lalu teringat lagi dengan buku itu. Sekalian killing time menunggu selama 4 jam sebelum saya harus berangkat ke Jakarta, saya akhirnya memutuskan mendatangi kembali ruangan Sampoerna di perpustakaan pusat untuk melihat-lihat siapa tahu ada buku bagus lainnya.
Di sana saya menemukan kembali buku itu, saya ambil lalu saya duduk di sofa putih empuk yang ada di sana dan mulai membaca.
Huruf demi huruf saya baca buku itu dan menyadari bahwa apa yang tertulis di buku itu benar-benar bisa membuat seorang perempuan merasa memiliki hidup yang extraordinary. Saya bisa membenarkan karena saya melihat bukti seorang perempuan yang melakukan hal-hal yang tertulis di dalamnya, dan juga mengajari saya hal-hal tersebut, dan saya selalu melihat dia menikmati hidupnya dan mendapatkan hal-hal yang diinginkan banyak perempuan. Bukan kepopuleran, materi atau hal2 semacam itu, tapi lebih kepada ketenangan dan kepuasan batin.
Buku ini bacaan wajib buat semua perempuan yang benar-benar menginginkan hidup yang lebih baik, lebih bahagia dan lebih berwarna.
Buat cewek2, buku ini benar2 untuk kamu!

Disini semua dimulai..

Thursday, February 15th, 2007

Ada saat dimana saya mungkin memang harus memilih untuk mengikuti kata hati. Banyak suara di luar sana, tapi pada akhirnya saya hanya akan memilih untuk menutup telinga dan mengikuti kata hati..

Beberapa waktu yang lalu hal itu ternyata berhasil, walau juga berhasil membuat saya semakin bingung. Semakin banyak misteri yang harus diungkap. Perlahan, saya mencoba memahami makna di balik semua yang terjadi. Rasa takut kadang muncul, dia datang untuk menyuruh saya menghadapinya.

Kali ini saya tidak ingin menghindar. Walau kemanapun semua ini akan membawa saya, biarlah kata hati saya yang menuntun tangan dan kaki saya. Karena diri ini begitu berharga untuk disia-siakan lagi oleh diri saya sendiri..

Lukisan Tuhan

Wednesday, February 14th, 2007

Saya bingung..memikirkan jalan hidup yang sudah saya lalui..

Itu masa lalu..saya tau..

Saya memandangi garis yang Tuhan lukis di telapak tangan saya..lukisan yang telah tergores sejak saya lahir..jalan hidup yang telah,sedang dan akan saya lalui..

Saya memandangi garis-garis itu satu per satu..begitu banyak cabang di sana..

Saya teringat saat saya melihat garis tangan kakak saya…begitu jelas..tegas dan hampir tanpa cabang..
apakah jalan hidup yang saya lalui lebih berliku dari jalan hidup yang dia lalui?

Kenapa Tuhan menciptakannya seperti itu..?

Saya ingin sekali tahu kemana semua cabang..semua persimpangan tersebut akan membawa saya..

Apakah akan berujung dengan hal yang baik?

Saat ini saya mungkin sedang berada di salah satu cabang itu..

Hanya saja cabang itu sepertinya sudah menjadi suatu pola dalam hidup saya..
Sesuatu tampak begitu mudah ketika saya tidak menginginkannya..

Kini saat saya menginginkan sesuatu..saya bahkan tidak bisa melakukan apapun untuk itu..kecuali saya mau mengambil resiko untuk terjatuh lagi..

Sebenarnya tidak apa buat saya jika saya harus terjatuh dan terluka lagi..
Saya akan bangun lagi setelah saya terjatuh..
Tapi setidaknya saya sudah melakukan sesuatu..saya sudah mencoba…
Tapi apa yang saya harus lakukan ktika semua hal menjadi sesuatu yang tidak mungkin?

CHANGE

Thursday, February 8th, 2007

People comes..
People goes..
Nobody’s around forever..

Kurang lebih setengah jam yang lalu saya memisahkan diri dari sahabat saya di selasar farmasi karena dia bilang dia ada pertemuan praktikum apa..gt..saya kurang ngerti..
Lalu saya memutuskan buat pergi ke comLabs..tempat favorit saya semester lalu..favorit terpaksa sebenarnya..:p
Mungkin semester ini ngga akan ada lagi nongkrong seharian di sini bareng temen sekelompok praktikum saya buat ngerjain laporan yang dikumpulin keesokan harinya..
pada saat itu rasanya nyebelin memang..tapi entah kenapa saya ngerasa akan merindukan itu semua..
Tapi keadaan gak akan pernah sama setiap waktu..hopefully,kali ini akan  lebih baik  dari sebelumnya..
Perubahan akan selalu ada..
Kadang baik..kadang buruk..kadang yang kita rasa baik..ternyata buruk pada akhirnya..
Yang kita rasa buruk..kadang jadi baik pada akhirnya..
Kita ngga pernah bisa tahu apa yang akan terjadi dengan semua perubahan yang ada..
Ada kalanya kita perlu membuat perubahan untuk menjadi sesuatu atau seseorang yang lebih baik..tapi seperti biasa gak semua orang bisa menerima perubahan itu atau melihatnya sebagai sesuatu yang baik..kadang semua disalahartikan dan cuma kita yang tahu ada apa di balik semua itu..Just listen and follow your heart..